
Slogohimo – Sebagai salah satu SMA di Provinsi Jawa Tengah yang menyelenggarakan Program Unggulan Kelas Khusus Olahraga, SMA Negeri 1 Slogohimo menggelar Seleksi Penerimaan Peserta Didik Baru Kelas Khusus Olahraga (PPDB-KKO) untuk tahun pelajaran 2021/2022. Seleksi ini diselenggarakan pada hari Kamis, 27 Mei 2021 di area SMA Negeri 1 Slogohimo. Seperti tahun-tahun sebelumnya, seleksi siswa KKO ini diselenggarakan di luar jadwal Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) siswa reguler yang pendaftarannya baru akan dimulai pertengahan bulan Juni 2021 mendatang.
Proses seleksi kali ini merupakan tahap lanjutan dari tahap seleksi berkas pendaftaran yang telah dilaksanakan pada pekan sebelumnya. Perlu diketahui bahwa proses pendaftaran dan seleksi berkas telah dilaksanakan selama sepekan, mulai tanggal 17 hingga 24 Mei 2021. Dari tahap pendaftaran tersebut telah terjaring 43 siswa yang lolos verifikasi berkas dan berhak untuk mengikuti seleksi kali ini. Tahap seleksi kali ini meliputi tes keterampilan cabor (cabang olahraga), tes ketahanan fisik, tes kesehatan, serta tes wawancara.
Proses seleksi ini tentu dilakukan secara profesional dengan memperhatikan aspek protokol kesehatan karena saat ini masih dalam situasi pandemi COVID-19. Pihak sekolah pun melibatkan mitra yang tidak diragukan lagi dalam hal profesionalitasnya. Pihak-pihak yang dilibatkan merupakan mitra SMA Negeri 1 Slogohimo yang setiap tahunnya rutin membantu dalam proses seleksi PPDB-KKO. Untuk menjaga validitas data hasil seleksi tes keterampilan cabor dan tes ketahanan fisik, SMA Negeri 1 Slogohimo menggandeng pihak Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Yogyakarta (FIK-UNY). Kerjasama ini sebenarnya telah terjalin sejak pertama kali KKO dirintis, yaitu pada tahun 2010. Beberapa Dosen FIK-UNY turun langsung ke lapangan untuk menyeleksi para calon peserta didik baru KKO. Hal ini tentu menjadi suatu keunggulan tersendiri dari Program KKO karena peserta didik yang nantinya akan mengisi kuota KKO benar-benar teruji oleh para ahli di bidang olahraga.


Sementara itu, tes kesehatan juga melibatkan pihak mitra untuk ikut menilai layak tidaknya calon peserta didik baru diterima di KKO dari segi kesehatan. Tes kesehatan ini sangat penting dilakukan untuk mengetahui sejauh mana kesiapan kesehatan para peserta didik untuk mengikuti program-program latihan maupun program lainnya terkait KKO tiga tahun ke depan. Maka dari itu, SMA Negeri 1 Slogohimo menggandeng Puskesmas sebagai mitra dalam menyeleksi kelayakn calon peserta didik tersebut.
Satu tes yang juga tak kalah penting juga dilakukan untuk mengetahui layak atau tidaknya para calon peserta didik KKO adalah tes wawancara. Tes wawancara ini dilakukan kepada calon peserta didik beserta orangtua/ wali-nya. Hasil tes ini diharapkan dapat memberikan informasi terkait minat dan kesiapan calon peserta didik serta dukungan orangtua/ wali-nya. Dengan informasi tersebut, diharapkan para peserta didik baru nantinya siap secara mental dan fisik untuk mengikuti program-program KKO selama tiga tahun.
Serangkaian proses seleksi yang dilaksanakan tersebut telah dilaksanakan dengan sukses. Hasil dari seleksi ini akan diolah oleh Tim PPDB KKO. Sebanyak 36 dari 43 calon peserta didik yang lolos seleksi nantinya akan mengisi kuota satu rombel Kelas X MIPA KKO pada tahun pelajaran baru nanti. Adapun nama-nama calon peserta didik baru yang lolos seleksi akan diumumkan selanjutnya pada tahap Pengumuman.














